8 Venture Capital Terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara

Sep 1, 2020

Venture Capital adalah suatu bentuk pembiayaan yang disediakan oleh perusahaan modal ventura kepada perusahaan tahap awal atau akhir, tergantung spesialisasi perusahaan; ada juga beberapa firma yang stage-agnostic, yang berarti mereka mendanai startup di semua tahap. Perusahaan venture capital Indonesia berinvestasi di perusahaan-perusahaan ini dengan membeli equity. Venture capital terbukti berisiko tinggi, karena mereka berinvestasi pada produk atau teknologi baru dengan potensi besar untuk dikembangkan, tetapi belum menghasilkan keuntungan dan memiliki dua pertiga kemungkinan gagal. Pada saat yang sama, VC juga bisa mendapatkan keuntungan besar, tergantung pada seberapa sukses startup portofolio mereka.

Asia Tenggara telah dipandang sebagai pasar industri teknologi yang berkembang selama 10 tahun terakhir, di mana banyak perusahaan rintisan muncul menawarkan produk-produk berteknologi inovatif. Bahkan Indonesia yang hanya memiliki jangkauan internet 13% pada tahun 2009 kini telah tumbuh menjadi pasar yang potensial untuk berinvestasi, dengan melahirkan 4 startup unicorn (Traveloka, OVO, Bukalapak, dan Tokopedia) dan satu perusahaan decacorn (Gojek). Hal ini menyebabkan banyak perusahaan modal ventura telah memulai perjalanan mereka di Asia Tenggara. Berikut sepuluh perusahaan modal ventura teraktif di Asia Tenggara menurut data Vantage Capital Partners.

Artikel Lainnya: Perbedaan Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn

Alpha JWC Ventures

Venture capital Indonesia

Source: AlphaJWC

Alpha JWC Ventures adalah perusahaan venture capital terkemuka di Asia Tenggara, berfokus di Indonesia+ dan menjunjung tinggi value-add bagi perusahaan portofolio. Alpha JWC Ventures didirikan pada tahun 2015 oleh Founding Partners Jefrey Joe, Chandra Tjan, dan Will Ongkowijaya sebagai early-stage venture capital independen dan institusional yang pertama di Indonesia. Sejak saat itu, Alpha JWC Ventures telah berinvestasi di beberapa perusahaan startup terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara, seperti Kredivo, Bobobox, Style Theory, dan Kopi Kenangan. Sehingga Alpha JWC menjadi Venture Capital Indonesia

Artikel Lainnya: The Unicorn Breeder: Alpha JWC Ventures is Setting A Benchmark in The VC Scene

500 Durian

 https://durians.500.co

Source: https://durians.500.co

500 Durian adalah bagian dari 500 Startups yang berfokus di kawasan Asia Tenggara. Mereka memiliki lebih dari 150 perusahaan portofolio pada awal tahun 2020. Didirikan oleh Dave McClure dan Christine Tsai, 500 Startups telah melakukan investasi yang patut diperhatikan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Grab, Canva, Bukalapak, Udemy, dan Credit Karma. Selain menyediakan modal awal, 500 Startups juga memiliki Program Seed Accelerator, yang menekankan pada pemasaran digital, akuisisi pelanggan, praktik lean startup, dan penggalangan dana untuk startup pra-seed.

SGInnovate

ventur capital asia

Source: https://www.sginnovate.com

SGInnovate adalah venture catalyst dengan fokus pada perusahaan Deep Tech dan bertujuan mengatasi masalah global yang menantang. Didirikan pada tahun 2016 oleh Steve Leonard, SGInnovate kini memiliki lebih dari 80 perusahaan portofolio. Mereka bekerja dengan ilmuwan wirausaha untuk membantu membangun dan mengukur produk teknologi mendalam dari penelitian sains.

Artikel Lainnya: Kedai Kopi Terkemuka di Indonesia

Sequoia Capital

venture capital southeast asia

Source: https://www.sequoiacap.com

Sequoia Capital adalah salah satu firma modal ventura teratas di dunia, berinvestasi pada startup tahap growth dan tahap di atasnya. Pada tahun 2018, mereka meluncurkan Surge untuk startup early-stage yang berfokus di India dan Asia Tenggara. Data dari Vantage Capital Partners menunjukkan bahwa Sequoia Capital telah mendanai 11 startup Asia Tenggara pada tahun 2019, menjadikannya VC teraktif ke-4 di Asia Tenggara.

Insignia Ventures Partner

Venture Capital Indonesia

Source: https://www.insignia.vc

Insignia Ventures Partner adalah perusahaan venture capital tahap awal yang berfokus pada startup di seluruh Asia Tenggara. Insignia Ventures Partner didirikan pada 2017 oleh Yinglan Tan, mantan Venture Partner di Sequoia Capital. Mereka sekarang memiliki beberapa perusahaan portofolio terkenal, termasuk Shipper, Janio, dan Logivan.

Artikel Lainnya: Alpha JWC Ventures Closes Second Fund Oversubscribed at USD123 Million

Wavemaker Partners

Venture Capital Asia

Source: https://wavemaker.vc

Wavemaker Partners adalah perusahaan venture capital early-stage yang berkantor pusat di Los Angeles dan Singapura. Mereka didirikan pada tahun 2003 dan telah berinvestasi di lebih dari 200 perusahaan portofolio. Wavemaker Partners berfokus pada enterprise dan perusahaan deep tech di Asia Tenggara. Mereka telah berinvestasi di lebih dari 80 perusahaan di kawasan ini, termasuk Moka, Glints, KrAsia, dan Zilingo.

Global Founders Capital

Venture Capital global

Source: https://www.globalfounderscapital.com

Global Founders Capital sebuah firma venture capital stage-agnostic yang berorientasi global. Mereka mendukung perusahaan di semua tahapan dan sepanjang siklus. Didirikan tahun 2013 oleh Oliver Samwer, GFC telah berinvestasi di 403 perusahaan (sumber: www.crunchbase.com) dengan 35 exits. Di antara banyak perusahaan portofolio mereka adalah Trivago, Lazada, Traveloka, Facebook, Canva, dan Linkedin.

Artikel Lainnya: 5 Investor dan Entrepreneur Terekemuka di Indonesia

Golden Gate Ventures

Venture Capital GLobal

Source: https://goldengate.vc

Golden Gate Ventures adalah firma modal ventura Asia Tenggara, didirikan pada tahun 2011. Mereka telah berinvestasi di lebih dari 45 perusahaan di lebih dari 7 negara di Asia, dengan fokus pada internet & startup seluler di banyak sektor, termasuk e-commerce, pembayaran, pasar. Beberapa di antara perusahaan portofolio Golden Gate Ventures adalah Gojek, MyMusicTaste, Carousell, Carro, dan Founding Societies.