Startup Indonesia : Sejarah, Perkembangan, dan Tips Sukses Startup

Trend bisnis di Indonesia terus mengalami pengingkatan yang signifikan di setiap tahunnya. Bahkan, beberapa bisnis yang sedang trend saat ini memiliki posisi yang lebih baik jika dibandingkan dengan bisnis-bisnis pada umumnya. Beberapa founder bisnis yang baru bermunculan juga memiliki jenis yang beragam, mulai dari teknologi, fashion, pertanian, hingga makanan. Salah satu bisnis yang saat ini sedang trend di Indonesia yaitu bisnis startup.

Pengertian Bisnis Startup

Istilah startup sendiri merupakan kata serapan dari Bahasa Inggris yang memiliki arti tindakan atau proses dalam memulai sebuah organisasi baru atau bisnis. Sementara itu, startup menurut Wikipedia dapat diartikan sebagai perusahaan yang belum lama beroperasi. Mayoritas perusahaan-perusahaan startup Indonesia tersebut merupakan perusahaan yang baru didirikan dan sedang berada dalam fase pengembangan serta penelitian guna menemukan pasar yang tepat. Perusahaan startup ini mulai berkembang dari akhir tahun 90 an hingga tahun 2000. Saat ini, istilah startup lebih banyak digunakan untuk menjelaskan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, internet, web, dan perusahaan-perusahaan lain yang masih berhubungan dengan ranah tersebut.

Bisnis startup ini memiliki beberapa karakteristik. Berikut ini adalah karakteristik dari bisnis startup yang berasal dari berbagai sumber.

  1. Perusahaan memiliki usia kurang dari 3 tahun.
  2. Memiliki jumlah pegawai kurang dari 20 orang.
  3. Memiliki total pendapatan kurang dari $100.000 per tahun.
  4. Perusahaan masih dalam tahap berkembang.
  5. Umumnya perusahaan ini beroperasi dalam bidang teknologi.
  6. Produk yang dibuat olah perusahaan ini berupa aplikasi dalam bentuk digital.
  7. Biasanya beroperasi melalui website perusahaan.

Sejarah Singkat Bisnis Startup Indonesia

Jika menilik kembali ke belakang, istilah startup memang lebih banyak digunakan untuk menjelaskan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, internet, web, dan perusahaan-perusahaan lain yang masih berhubungan dengan ranah tersebut. Hal ini dikarenakan bisnis startup mulai populer secara Internasional pada saat perusahaan dot-com banyak didirikan secara bersamaan. Masa-masa itu dikenal dengan fase ’bubble dot-com’ yang berlangsung pada periode 1998-2000.

Pada masa ’bubble dot-com’, perusahaan-perusahaan sedang gencar untuk membuat dan membuka website pribadinya. Hal ini semakin didukung dengan banyaknya orang yang mengenal internet, sehingga berpeluang menjadi ladang baru untuk memulai bisnis. Dan saat itulah, bisnis startup lahir dan terus berkembang.

Penjelasan mengenai perusahaan startup merupakan perusahaan baru yang hanya bersentuhan dengan teknologi, aplikasi, dunia maya, atau produk-produk lainnya yang masih berbau teknologi ini terbantahkan oleh pendapat berberapa ahli. Pasalnya, perusahaan startup tak hanya berbicara mengenai teknologi saja melainkan juga mengenai jasa dan gerakan ekonomi rakyat mandiri diharapkan dapat mandiri dan berdiri sendiri tanpa adanya bantuan korporasi-korporasi yang lebih besar dan mapan. Namun, jika dilihat kembali karakteristik bisnis startup Indonesia, karakteristik tersebut memang lebih condong ke arah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi maupun web. Sehingga perkembangan perusahaan yang dilabeli sebagai perusahaan startup umumnya perusahaan tersebut berkenaan dengan bidang teknologi dan online.

Perkembangan Bisnis Startup di Indonesia

Perkembangan bisnis startup Indonesia dapat dikatakan cukup pesat dan terus mengalami peningkatan yang signifikan. Meskipun banyak juga bisnis startup yang gagal, namun banyak juga founder atau pemilik bisnis startup baru bermunculan di setiap tahun atau bahkan setiap bulan. Saat ini, bisnis startup lokal yang ada di Indonesia sudah mencapai lebih dari 1500. Banyaknya bisnis startup yang terus bermunculan tak luput dari dukungan dan besarnya potensi pengguna internet di Indonesia yang akan semakin naik dari tahun ke tahun. Hal tersebut tentu menjadi suatu lahan yang sangat menjanjikan untuk mendirikan sebuah perusahaan startup.

Beberapa riset mengatakan bahwa pengguna internet di Indonesia pada tahun 2013 diperkirakan sudah mencapai 70 juta orang, sementara pada tahun 2017 pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 133 miliyar orang. Perkembangan ini sangat cepat dan masih berpeluang akan terus berkembang dari tahun ke tahun. Jika melihat perkembangan pengguna internet tahun 2013 hingga 2017, bisa dibayangkan jumlah user internet Indonesia untuk beberapa tahun kedepan yang pasti akan sangat besar. Tak hanya itu, daya beli masyarakat juga terus mengalami peningkat seiring dengan meningkatnya pendapatan perkapita masyarakat negeri ini. Hal ini secara tidak langsung juga ikut mempengaruhi perkembangan industri startup Indonesia.

Sebuah artikel di dailysocial.net berpendapat bahwa bisnis startup di Indonesia dapat digolongkan dalam tiga kelompok berikut.

  1. Startup pencipta game
  2. Startup aplikasi edukasi
  3. Startup perdagangan seperti e-commerce dan informasi.

Saat ini, bisnis startup Indonesia yang paling diminati yaitu startup game dan aplikasi edukasi. Bisnis ini dinilai memiliki pasar yang potensial dan terbuka di Indonesia. Tak hanya itu, proses pembuatan game dan aplikasi edukasi juga relatif mudah. Pasar untuk mobile game dan social game juga tak ingin kalah dan berkembang semakin besar. Hal ini didukung juga dengan terus berkembangnya media sosial dan smartphone.

Sementara itu, startup perdagangan seperti e-commerce dan informasi masih memiliki tantangan yang cukup besar. Hal ini disebabkan oleh penggunaan kartu kredit yang masih minim. Namun, untuk bisnis startup yang bergerak di bidang informasi atau penyedia informasi berita dengan berbagai tema memiliki perkembangan yang jauh lebih pesat.

Baca Juga : Modal Ventura Mampu Mengembangkan Startup Potensial

Perkembangan bisnis startup Indonesia didukung oleh beberapa faktot yang mempengaruhi. Faktor-faktor tersebut yaitu:

1. Masyarakat Indonesia selalu terbuka dengan teknologi baru.

Jika diamati pengguna internet aktif di Indonesia saat ini sangat banyak. Hal ini tentu akan berdampak pada peluang bisnis yang juga akan semakin besar.

2. Jumlah penduduk Indonesia yang banyak.

Banyaknya penduduk di Indonesia juga mendukung banyaknya kebutuhan yang diperlukan. Hal ini juga menjadi peluang bisnis yang besar.

3. Pelayanan startup yang baik.

Pelayanan startup yang baik juga dapat mempengaruhi perkembangan bisnis startup di Indonesia. Semakin baik dan bagus pelayanannya, maka konsumen juga akan semakin banyak.

4. Modal dari investor serta dukungan pemerintah.

Tanpa adanya modal yang cukup, maka bisnis apapun tak akan bisa berkembang. Selain modal, dukungan dari pemerintah juga menjadi penentu perkembangan dari sebuah startup. Jika suatu bisnis tidak mendapat dukungan dari pemerintah, maka kemungkinan besar bisnis tersebut akan sangat sulit untuk berkembang.

Di Indonesia sendiri saat ini sudah banyak berdiri komunitas-komunitas yang merupakan perkumpulan founder-founder startup. Komunitas-komunitas tersebut diantaranya adalah:

  1. Jogja Digital Valley (jogjadigitalvalley.com)
  2. Bandung Digital Valley (bandungdigitalvalley.com)
  3. Ikitas (www.ikitas.com) Inkubator Bisnis di Semarang
  4. Stasion (stasion.org) wadah bagi Startup lokal kota Malang
  5. Dan masih banyak lagi yang lainnya

Tips Sukses Bisnis Startup

Berikut ini adalah tips sukses untuk memulai dan membuka bisnis startup di Indonesia yang wajib Anda ketahui.

1. Memahami Apa itu Startup

Sebelum Anda berencana untuk memulai suatu bisnis startup, pasti Anda juga harus mengetahui dan memahami apa itu startup. Secara umum, bisnis startup bergerak cepat dengan memanfaatkan teknologi untuk menjadi suatu perusahaan yang besar. Bisnis startup juga lebih cenderung pada pemberian solusi untuk suatu masalah dengan tetap memanfaatkan kecanggihan teknologi

2. Memantapkan Niat

Sebelum Anda ingin membuka dan menjalankan bisnis startup Indonesia, pastikan bahwa Anda sudah memiliki niat yang jelas. Tak hanya itu, Anda juga harus mengetahui dan memahami tujuan Anda dalam memulai bisnis tersebut. Hal ini dikarenakan tujuan bisnis Anda juga dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis Anda. Dengan adanya tujuan yang jelas, Anda juga tidak akan merasa cepat menyerah saat terbentur suatu masalah selama perkembangan bisnis Anda.

3. Membuat Business Plan

Setelah memiliki ide bisnis dan tujuan yang jelas, langkah selanjutnya yatu menyusun Business Plan. Mulailah dengan membuat konsep bisnis yang akan Anda jalankan, kemudian tentukan pula langkah-langkah ke depan yang harus Anda lakukan dan target yang akan Anda capai setiap bulannya. Anda tidak perlu membuat perencanaan yang rumit, cukup hanya dengan konsep sederhana saja agar tidak stuck di tempat.

4. Memastikan Produk yang Ditawarkan Dibutuhkan oleh Orang Banyak

Setelah menyusun business plan yang bagus, pastikan bahwa produk yang Anda tawarkan juga dibutuhkan oleh masyarakat. Jangan lupa untuk terus melakukan inovasi karena zaman akan terus berkembang dan berubah, begitu pula dengan kebutuhan manusia. Dengan adanya inovasi, diharapkan bisnis Anda akan terus diminati oleh orang banyak.

5. Mencari Partner Kerja yang Cocok

Salah satunya keberhasilan dari suatu bisnis juga dipengaruhi oleh team yang Anda miliki. Apabila team yang Anda miliki solid dan dapat saling support satu sama lain, maka hal tersebut akan membantu bisnis startup yang sedang Anda jalankan untuk mencapai keberhasilan.

6. Jangan Cepat Merasa Puas

Jangan terlalu cepat puas dan besar kepala jika bisnis Anda dapat berjalan sesuai dengan rencana. Teruslah ingat bahwa apa yang Anda dapatkan saat ini belum tentu akan bertahan lama. Seperti yang Anda tahu bahwasanya bisnis akan selalu mengalami perkembangan mengikuti kebutuhan masyarakat yang juga semakin berkembang. Banyak juga orang-orang kreatif bermunculan yang kemungkinan besar akan menjadi pesaing Anda. Teruslah belajar dan perbanyaklah pengetahuan khususnya hal-hal yang berhubungan dengan bisnis yang sedang Anda jalankan agar bisnis Anda akan terus berkembang.

Contoh Startup Unicorn Sukses Indonesia

Untuk menambah motivasi Anda dalam menjalankan bisnis startup, berikut ini kami hadirkan daftar startup unicorn di Indonesia.

  1. Tokopedia

Tokopedia menjadi salah satu startup e-commerce yang berasal dari Indonesia dengan valuasi sekitar $7 miliar atau setara dengan 102 triliun rupiah. Sebuah riset dari firma penelitian CB Insight menyebutkan bahwa Tokopedia menjadi top valuasi untuk bisnis startup di Indonesia.

  1. Go-Jek

Go-Jek merupakan startup ride-hailing pertama asal Indonesia yang mendapat gelar ‘Unicorn’. Perusahaan ini memiliki nilai valuasi sebesar $10 miliar atau setara dengan 151 triliun rupiah. Peningkatan valuasi Go-Jek ini dapat dikategorikan cukup signifikan mengingat pada awal tahun pihak Go-Jek menyebutkan hanya memiliki valuasi berkisar $4,8 miliar saja.

  1. Traveloka

Traveloka merupakan salah satu startup di indonesia besutan Fery Unardi yang bergerak di bidang traveling. Saat ini, Traveloka telah memiliki nilai valuasi lebih dari $ 2 miliar atau setara dengan Rp26,6 tiriliun.

Demikian beberapa penjelasan mengenai startup Indonesia. Setiap tahunnya bisnis ini akan terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju. Jika Anda tertarik untuk mulai mengembangkan dan menjalankan bisnis ini, teruslah mencari informasi seputar bisnis startup.

Baca Juga : Tips Sukses dari Startup Unicorn Lokal