Startup kuliner Mangkokku dapatkan pendanaan awal 29 miliar dari Alpha JWC Ventures

Nov 24, 2020

Jakarta, 23 November 2020 — Startup kuliner Mangkokku hari ini mengumumkan pendanaan pertamanya (seed funding) sejumlah 2 juta dolar (29 miliar rupiah) dari firma modal ventura Alpha JWC Ventures.

Mangkokku adalah perusahaan rintisan (startup) kuliner yang menawarkan hidangan dalam bentuk rice bowlatau nasi dengan lauk yang disajikan di dalam mangkuk. Meskipun konsep rice bowl berasal dari Jepang, Mangkokku menghadirkan cita rasa makanan khas Indonesia dan menggunakan bahan-bahan lokal. Saat ini, Mangkokku memiliki 12 menu dengan harga terjangkau, mulai dari Rp19.000 hingga Rp54.000 per porsi. Beberapa menu andalan Mangkokku adalah Endog with Burger Slice (nasi dengan telur dan daging burger) dan Sambal Korek Bawang Bone Marrow (nasi dengan sumsum dan sambal korek bawang).

Source: Mangkokku

Mangkokku didirikan pada 2019 oleh juri Masterchef Indonesia Arnold Poernomo dan pengusaha kuliner Randy Kartadinata yang bekerja sama dengan dua anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep. Dalam operasional sehari-hari perusahaan, Gibran dan Kaesang memilih mengambil peran penasihat, sementara Arnold mengepalai produksi dan inovasi kuliner dan Randy bertindak selaku Chief Executive Officer yang bertanggung jawab atas ekspansi dan bisnis Mangkokku. Sebelum bertemu di Mangkokku, keempat pendiri ini telah berhasil mendirikan dan membangun paling tidak 12 perusahaan kuliner di Indonesia dan Australia, termasuk Gioi Jakarta dan Surabaya, KOI Dessert Bar Sydney, dan gerai martabak Markobar.

Saat ini Mangkokku memiliki 22 cabang di Jabodetabek dan akan merambah ke Surabaya dalam waktu dekat. Setiap cabang memiliki desain ruang makan yang artistik serta dapur terbuka sehingga pengunjung dapat melihat langsung proses memasak yang higienis dan aman. Dengan pendanaan terbaru ini, Mangkokku berencana menambah jumlah gerai hingga 30 cabang di akhir 2020 dan 75 cabang di 2021.

“Kecintaan kami pada makanan Indonesia menjadi dasar berdirinya Mangkokku. Kami percaya kekuatan perusahaan ini ada pada kelezatan makanan kami dan inovasi kuliner tanpa henti,” jelas Arnold. “Namun, kami juga mengadopsi cara pandang bisnis global. Kami percaya untuk berkembang dengan pesat dan berkelanjutan, kami harus terus menyediakan produk superior dengan harga terjangkau serta menjaga standar setiap mangkuk yang tersaji. Karena itu, kami mengoperasikan sendiri semua cabang dan menggunakan peralatan berteknologi tinggi di dapur utama untuk menjaga kualitas dan konsistensi produk.”

Menghadapi pandemi dan visi besar Mangkokku

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, Mangkokku berhasil beradaptasi dengan cepat untuk menjawab perubahan permintaan konsumen yang kini pergerakannya lebih terbatas. Hasilnya, tak hanya dapat terus melayani ribuan pelanggan setiap harinya, Mangkokku juga berkembang dengan cepat terutama sejak kuartal ketiga tahun ini.

“Mangkokku menjual 400 hingga 600 mangkuk per cabang setiap harinya. Angka ini mungkin terlihat cukup besar, tapi kami ingin menciptakan sesuatu yang luar biasa dan lebih besar dari bisnis-bisnis kami sebelumnya,” ujar Randy. “Mimpi besar kami adalah untuk menjadi grup kuliner mass-market terbesar di Indonesia dan membangun ekosistem sendiri yang terdiri dari berbagai merek dan institusi kuliner. Tak hanya itu, kami juga ingin menjadi perusahaan kuliner terbaik dalam hal ekspansi lokal dan regional serta operasional teknis. Karena itulah kami mengambil rute startup ini dan bekerja sama dengan Alpha JWC Ventures.”

Sebagai langkah awal, tahun depan Mangkokku akan merambah ke luar konsep rice bowl, dimulai dengan minuman, makanan penutup dan seri sambal kemasan. Dari sana, Mangkokku akan terus mengeluarkan tipe makanan dan minuman lainnya untuk menjadi solusi kuliner komplet bagi masyarakat Indonesia.

“Kami melihat bisnis kuliner sebagai sektor yang dapat diuntungkan dari pendanaan ventura dan penggunaan teknologi. Mangkokku telah menunjukkan kinerja cemerlang bahkan saat pandemi. Hal ini membuktikan bahwa produk mereka telah diterima masyarakat dengan baik. Dukungan finansial dan bisnis serta pengalaman kami sebelumnya akan membantu Mangkokku berkembang lebih cepat menjadi perusahaan besar,” ujar Eko Kurniadi, Partner di Alpha JWC Ventures. “Kami kagum atas pencapaian Arnold, Randy, Kaesang, dan Gibran membangun sebuah brand yang kuat dalam waktu singkat. Kami juga terkesan dengan visi besar mereka. Ini adalah awal dari kolaborasi firma kami dan tim Mangkokku untuk mencapai cita-cita mereka melayani seluruh segmen masyarakat dengan makanan berkualitas dan menjadi salah satu perusahaan kuliner terbesar di Indonesia, dan nantinya di Asia Tenggara.”

 

Source: Mangkokku